"Matanya kenapa Bu? kok merah gitu""Iya nih kurang tidur karena anakku sakit semalaman"Sebagai ibu bekerja, hal seperti ini sudah sering saya alami...
Saya masih ingat sekali zaman ketika saya harus menantikan salah satu rubrik kuliner di majalah yang menampilkan resep-resep makanan. Majalahnya terbit 2 minggu sekali, terbayangkan betapa lamanya untuk mencari resep makanan saja.
Baca juga: Resep Sayur Lodeh Ala Bumbu Racik
Lain waktu saya butuh sekali informasi bagaimana caranya membuat kerajinan tangan yang dikenal dengan tikar-tikaran. Susahnya informasi zaman baheula andalkan surat kabar atau majalah yang terbitnya berjangka.
Berbeda dengan zaman sekarang, semua akses informasi menjadi makin mudah didapatkan. Sekali ketik "keyword" semua informasi yang diinginkan akan bermunculan baik berupa artikel, gambar hingga video sekalipun.
Inilah yang dinamakan perkembangan teknologi digital. Nah berkaitan dengan dunia digital, belakangan ini saya lagi senang banget membaca buah karya tangan dari Kang Dudi Rustandi dengan judul bukunya Digital Public Relations.
.png)
Review Buku "Digital Public Relations"
"High Tech High Touch adalah cara perusahaan bisa melakukan re-public relations pada era globalisasi 3.0, tidak hanya berorientasi pada perusahaan itu sendiri atau publik belaka, tetapi lebih dari itu, publik harus diperlakukan sesuai dengan kebutuhannya sebagai manusia dengan konsep komunikasi many-to many, berkomunikasi secara egaliter dalam ruang serba datar dan horizontal." (hal.9)
.png)
13 Bab Dalam Digital Public Relations
"Media sosial adalah sebuah pelipat ganda kekuatan-sebuah elemen taktik yang membuat suatu kekuatan menjadi jauh lebih efektif dibandingkan tanpa elemen tersebut (Blanchard, 2015)."(hal,129)
Bab terakhir ditutup dengan satu pernyataan yang membuat mindset saya terbuka. Bahwa kehadiran IoT, big data dan artificial intelligence (AI) artinya kita sudah memasuki era PR 5.0. Posisi PR ini tidak hanya mengintegrasikan teknologi untuk pengabdian kepada publik akan tetapi harus lebih terpersonalisasi sesuai dengan kebutuhan publik.
Rating Dan Kesimpulan
Judul Buku : Digital Public Relations
Penulis : Dudi Rustandi
Penerbit : Simbiosa Rekatama MEdia
ISBN : 978-623-6625-85-9
Cetakan 1, April 2024
sepertinya saya butuh buku ini
BalasHapusgasss kang beli..
HapusDunia komunikasi itu memang makin luas ya mba. Kalo dulu bicara langsung, face to face, skr lewat digital. Tujuannya sama utk menyatakan maksud.
BalasHapusMau ga mau bisnis terutama, harus menghadapi dunia PR digital ini. Supaya ga ketinggalan dengan saingan nya. Orang2 mana tertarik dengan bisnis yg masih manual dipromote . Pastilah mereka lebih mengincar usaha, atau perusahaan yg sudah bisa diakses secara digital.
betul mba, bisnis kiat merajai ya lewat dunia PR
HapusSalut banget sama mba Herva yang masih rajin membaca dan mampu menamatkan buku. Saat ini 1 buku pun aku harus berjuang mba.
BalasHapusSemangat Mbaaaa
HapusAku kepo sama "Strategi Jangkauan" gimana ya cara dan teknisnya? bermanfaat banget nih barangkali bisa diterapkan di sosmed yg aku punya
BalasHapusgasss mba baca dulu :)
HapusLengkap banget ya isinya. Terkait strategi jangkauan ini apa sudah disesuaikan dengan perkembangan digitalisasi yang cenderung berubah-ubah ya, Ka? Jadi penasaran sama isinya.
BalasHapusBuku yang sangat bagus sekali 🤩. Beneran cocok dibaca sama banyak kalangan, terutama para Digital PR nih termasuk blogger juga.
BalasHapusBeneran kaya dan menambah wawasan serta bisa diimplementasikan dalam berkomunikasi secara profesional nih.
Wah ratingnya termasuk tinggi. Apalagi penulisnya seorang dosen. Bikin saya makin tertarik baca buku ini. Ilmunya bisa kepake banget untuk menulis di blog
BalasHapusmolly otw checkout nih bukunya. bahasannya menarik banget. bisa memperkaya pengetahuan sebagai blogger dan konten kreator.
BalasHapuswah ini buat konten kreator dan blogger kayaknya perlu banget ya membaca buku ini karena pasti ada banyak ilmu dan wawasan yang didapat terkait public relation
BalasHapusSaya jadi ingin berusaha bikin konten yang lebih baik setelah baca buku Digital Public Relations, karena ternyata tulisan di blog juga bagian dari Public Relations. Tujuannya menyampaikan pesan yang baik untuk pembaca.
BalasHapusKalau sudah ada PR digital apakah menggeser para PR manusia? karena posisinya pasti sudah tergantikan dengan anak2 digital marketing yang lebih paham urusan digital.
BalasHapusKomunikasi digital jadi salah satu hal yang perlu dimiliki oleh yang berkutat dengan pekerjaan digital ya Teh. Apalagi buat kita para blogger nih, wawasan ini udah harus nian dipelajari
BalasHapusDari judulnya seperti berat dan berbau buku akademik..ternyata ringan dan mudah dipahami. Bisa nih jadi referenai bacaan agar makin paham dengan komunikasi digital
BalasHapusSeiring berkembangnya teknologi, dunia public relations beralih ke PR Digital. Ternyata sebagai blogger, ada pembahasan tentang Corporate Blogging yang jadi salah satu strategi digital PR. Bukunya detail dengan penjelasan runut dan mudah dipahami.
BalasHapuspenasaran sama bukunya, apalagi semua sekarang serba digital otomatis komunikasi digital pasti sangat diperlukan banget
BalasHapusSelalu excited kalau teh Herva mengulas buku.
BalasHapusKarena pasti ada penilaian pribadi yang membuat pembaca berpikir, "Apakah buku ini mudah dipahami dan target pembacanya siapa?"
Dan karena background penulis juga seorang dosen, pastinya isinya bukan hanya fenomena yang terjadi di sekitar, tetapi juga berdasarkan data dan fakta.
Buku ini kayaknya wajib dibaca banget buat yang kerja di bidang komunikasi. Review kamu ngebantu banget buat ngerti poin-poin penting di buku ini.
BalasHapusbuku yang wajib banget dibaca apalagi bacaannya ringan. secara bahasa yang digunakan tidak terlalu berat, sangat-sangat mudah dipahami.
BalasHapusPernah dulu mau cari buku periklanan, ceritanya pengin menggali kembali ilmu yang dulu pernah didapat waktu kuliah. Tapi kan sekarang semua2 udah serba digital, ilmunya harus disesuaikan juga ya dengan perkembangan teknologi. Udah IoT dan AI gini, menyesuaikan juga lah dengan kondisi saat ini.
BalasHapusKereeen banget mbak, zaman sekarang susah ya cari orang uang bener2 rajin baca! Tetep menebar kebaikan ya mbak
BalasHapusSudah lama banget tidak bersentuhan dengan dunia Public Relations. Emang perlu banget ini buat para blogger. Kita sebenarnya kan memang bagian public relations dari brand atau perusahaan yang minta kita untuk review produknya. Bukunya menarik banget nih Mak. Terima kasih banyak infonya.
BalasHapusKeren cara mengulas bukunya, dan saya jadi paham apa itu KOL. Nice post mba
BalasHapusterima kasih Kak sdh berkunjung
HapusDari paparannya, saya setuju kalau buku ini bukan diperuntukkan bagi dosen dan mahasiswa saja, tetapi para bloger juga butuh kayaknya. Sebagai bloger kan butuh sekali ilmu punlic relation.
BalasHapusaku jadi penasaran sama bukunya, apalagi kadang aku juga memuat konten. kupikir buku nonfiksi itu berat-berat, kalau ringan tapi isinya berbobot jadi pengen baca. nanti cek ricek di tokopedia ah...
BalasHapus